Saat ini ada 2 tamu dan Hari ini dikunjungi oleh 47 tamu
Counter
Site ini telah dikunjungi 146528 kali sejak April 2007
Dukungan
Power by
Komunitas Lesbian Gay-Biseksual-Transgender Indonesia
Situs ini diharapkan menjadi media komunikasi para anggota komunitas Lesbian Gay-Biseksual-Transgender Indonesia (GMW-INA) serta anggota masyarakat lain yang bersimpati dan mendukung gerakan atau aksi yang lebih terbuka dan mendorong kebhinekaan identitas dalam hal seksualitas.
Sebuah impian bagi komunitas yang bersifat terbuka juga akan mempunyai aksi untuk menghindari stigma dan diskriminasi baik pada anggota komunitas maupun pada kelompok masyarakat lainnya yang selama ini terpojokkan secara langsung, disadari atau tak disadari.
Situs ini akan semakin bermanfaat bila anggota komunitas berpartisipasi aktif. Baik dengan memperkaya isi situs, atau memanfaatkan situs ebagai media jaringan komunikasi komunitas.
30 tahun Advokasi Lesbian, Biseksual, Transgender di Indonesia
LGBT advocacy turns 30 in Indonesia: gay rights pioneer Dede Oetomo talks to Fridae correspondent Justin Ellis about life and activism in the archipelago.
Dede Oetomo received the annual Felipa de Souza Award from the International Gay and Lesbian Human Rights Commission in 1998 for his contribution to LGBT human rights in Indonesia. After completing his Ph.D. in linguistics at Cornell University in the US, he returned to establish Indonesia's first gay outreach organisation, Lambda Indonesia in Surabaya, East Java, in 1982; and later the GAYa NUSANTARA Foundation in 1987. He is today the most publicly visible activist for gay/lesbian rights in Indonesia being one of the first to openly discuss homosexuality and HIV/AIDS issues in the mass media. In 1999 and 2004, Oetomo ran for the national parliament, providing further opportunities to argue that gay and lesbian persons deserve full inclusion in Indonesian society.
30 Tahun Gerakan Advokasi Lesbian-Biseksual-Gaya-Transgender di Indonesia
March 28, 2008 By Justin Ellis
LGBT advocacy turns 30 in Indonesia: gay rights pioneer Dede Oetomo talks to Fridae correspondent Justin Ellis about life and activism in the archipelago.
Turun jalan, kenakan pita merah, dan bagi leaflet dipilih Yayasan GAYa Batam (YGB) bersama LSM mitra lain di Batam sebagai cara memperingati HAS kali ini. Acara ini akan dipusatkan di Simpang Jam dan Simpang Lippo, Batam pada 1 Desember mendatang.
All human beings are born free and equal in dignity and rights. all human rights are universal, interdependent, indivisible and interrelated. sexual orientation1) and gender identity, 2) are integral to every person’s dignity and humanity and must not be ...